26 Maret 2020 12:09:48
Ditulis oleh Admin

SOSIALISASI PENCEGAHAN CORONA

Sesuai Jadwal yang telah ditentukan oleh UPTD Puskemas Jatirogo adalah Sosialisasi tentang Pencegahan Penularan Covid 19 di Desa Dingil jatuh pada hari kamis, tanggal 26 maret yang dihadiri oleh TIM kesehatan dari Puskesmas Jatirogo,  Kepala Desa dan Perangkat Desa, Babinsa,  bhabinkamtibmas, BPD,  Karang Taruna, dan Bidan Desa.

Sosialisasi ini dimulai pukul 09.45 WIB  sampai dengan 11.00 WIB, Diawali dengan sambutan oleh Kades yang inti sambutannya adalah menyampaikan keluh kesah tentang warga yang kurang respon tetang adanya bahaya virus corona.

Sambutan kedua oleh TiM dari Puskesmas,

Beliau meminta maaf karena adanya kegiatan ini bersifat mendadak.  Beliau mengatakan : “ bahwa corona merupakan virus yang sudah lama ada, hanya saja bermutasi menjadi nama yang berbeda seperti zaman dulu ada virus sars yang penularannya melalui hewan, sedangkan virus corona ini menular antara manusia dengan manusia.Virus ini menyerang sistem pernafasan,  gejalanya seperti batuk pilek,  demam 38 keatas,  nyeri tenggorokan, sehingga kalau sistem kekebalan tubuh kuat,  biasanya hanya batuk pilek biasa dan ini juga berbahaya.”

Beliau menambahkan bahwa Virus corona bisa menular melalui percikan ludah saat berbicara atau bisa melalui tangan yang ada virus dan tangan itu digunakan memegang pintu dll. Virus kebanyakan berasal dari orang yang habis keluar kota yang rawan adanya penyebaran virus corona.  Maka bagi warga yang habis keluar kota,  maka disarankan untuk berdiam diri dirumah. Sehingga mohon budayakan hidup bersih,  pakai masker, jaga jarak dengan orang lain ditempat umum.

Penjelasan tentang ODP dan PDP

ODP = orang yang dalam pemantauan ini kriterianya adalah orang yang habis bepegian dari wilayah yang terjangkit.  Seperti surabaya, jakarta,  bandung,  dll. Orang tersebut harus mengkarantina diri dalam 14 hari. Jika dalam masa 14 hari tersebut..  ada gejala2 maka akan diadakan penanganan khusus.

PDP = Pasien dalam pemantauan. Orang ini belum tentu positif terkena virus, masih menunggu hasil pemeriksaan Labarotarium.  Selama dalam masa pemeriksaan, orang tersebut ditempatkan di ruang isolasi dan tidak boleh dikunjungi oleh keluarganya.

Beliau juga menambahkan : Warga tidak boleh panik jika bertemu dengan ODP,  yang penting hindari terlalu dekat,  jangan salaman, Budayakan sebelum masuk rumah cuci tangan dengan air mengalir.

Sambutan ketiga dari Bhabinsa Dingil yaitu Bapak Gunawan. Beliau mengingatkan kembali kepada semua warga untuk : Menjaga kebersihan, Menghindari kegiatan yang tidak penting, Banyak berdoa, Cangkruk bareng,  acara resepsi sementara tidak diperbolehkan.

Sambutan berikutnya  dari Bidan Desa. Beliau menyampaikan mengenai langkah antisipsif, karena warga Dingil banyak sekali yang bekerja di perantauan luar kota, maka jika pulang mohon untuk diadakan pendataan. Kemudian akan dilanjutkan pemeriksaan untuk menghindari penularan.

setelah pelaksanaan sosialisasi tersebut, Pemdes Dingil berserta yang hadir mengadakan meeting untuk menindak lanjuti tentang pencegahan penularan virus corona desa Dingil yang menhasilkan beberapa keputusan.

Hasil keputusan meeting :

  1. Tidak diperbolehkan mengadakan perkumpulan yang melebihi 30 Orang seperti Tahlilan, Pengajian, TPQ, Madrasah, Sekolah, Resepsi Pernikahan, Sunatan, dll.
  2. Bagi warga yang habis pulang dari luar kota baik untuk bekerja, ziaroh, sekolah atu kuliah, dll untuk segera melapor ke Ketua RT.
  3. Hindari nongkrong di Warung –warung yang melebihi jam 9 malam.
  4. Budayakan cuci tangan pakai sabun sebelum atau sesudah berkegiatan diluar rumah.
  5. Menjaga pola hidup sehat.
  6. Hindari Keramaian dan jaga jarak interaksi sosial.
  7. Hindari kunjungan ke wilayah yang terinfeksi.
  8. Agar setiap warga membuat tempat cuci tangan pakai sabun di depan rumah.
  9. Perbanyak berdoa kepada Allah SWT.

Ini berlaku sampai ada edaran resmi dari Presiden tentang berakhirnya virus corona.

 



Kategori

Bagikan :

comments powered by Disqus